Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cutting Laser

Penggunaan sinar laser dalam pemotongan material telah memberikan banyak kemajuan dalam efisiensi dan akurasi pemotongan dibandingkan dengan metode pemotongan biasa. Mesin cutting laser dapat memotong material dengan ketebalan yang bervariasi, dari material tipis seperti kertas atau kain, hingga material yang lebih tebal seperti logam.

Namun dalam kenyataannya, semua produk atau mesin pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Mesin cutting laser pun demikian. Nah, apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak artikel dibawah ini ya!

Kelebihan mesin cuttting laser

Mesin cutting laser memiliki banyak kelebihan yang membuatnya populer dalam berbagai industri. Berikut adalah beberapa kelebihan utama dari mesin laser cutting:

  1. Presisi Tinggi: Mesin cutting laser mampu melakukan pemotongan dengan akurasi dan presisi yang sangat tinggi. Mereka dapat membuat potongan yang sangat halus, bahkan pada bahan yang sangat tipis.
  2. Tidak Memerlukan Kontak Fisik: Pemotongan dilakukan dengan menggunakan sinar laser, yang berarti tidak ada kontak fisik antara mesin dan bahan yang dipotong. Ini mengurangi risiko deformasi atau kerusakan pada bahan.
  3. Beragam Material: Mesin cutting laser dapat digunakan untuk memotong berbagai jenis material, termasuk logam, kayu, plastik, kertas, kain, dan bahkan batu. Ini membuatnya sangat serbaguna dalam berbagai industri.
  4. Tidak Perlu Alat Potong Terpisah: Dalam banyak kasus, mesin cutting laser menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan alat potong khusus untuk setiap jenis bahan atau pola potongan. Ini menghemat waktu dan biaya.
  5. Kontrol Komputer: Mesin cutting laser dikendalikan oleh perangkat lunak komputer yang canggih. Ini memungkinkan untuk menghasilkan desain yang kompleks dan presisi yang tinggi dengan mudah.
  6. Produktivitas Tinggi: Mesin cutting laser sering memiliki kecepatan potong yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam produksi massal atau dalam memotong banyak bagian secara cepat.
  7. Minim Kekotoran dan Debu: Proses pemotongan laser menghasilkan sedikit debu atau sisa material, karena sebagian besar material diubah menjadi gas atau terbuang dengan efisien. Ini dapat mengurangi kebutuhan untuk membersihkan atau mengelola limbah.
  8. Tidak Diperlukan Pemegang Alat: Dalam beberapa jenis pemotongan tradisional, alat potong fisik perlu diganti atau diatur ulang. Dalam pemotongan laser, tidak ada alat potong fisik yang harus diatur ulang, yang menghemat waktu pengaturan.
  9. Pola Potongan yang Fleksibel: Dengan pengendalian komputer yang canggih, mesin cutting laser dapat membuat berbagai macam pola potongan yang rumit dan detail, termasuk potongan dengan sudut dan lengkungan yang tajam.
  10. Minim Kerusakan Panas: Meskipun laser menghasilkan panas, pemotongan laser biasanya menghasilkan zona panas yang lebih kecil dibandingkan dengan metode pemotongan termal lainnya. Ini membantu mengurangi kerusakan panas pada material.

Namun, penting untuk diingat bahwa mesin laser cutting juga memiliki beberapa keterbatasan dan biaya yang harus dipertimbangkan. Misalnya, biaya awal untuk membeli dan mengoperasikan mesin cutting laser bisa sangat tinggi. Selain itu, pengoperasian mesin ini memerlukan pengetahuan teknis yang memadai, dan perawatan berkala juga diperlukan untuk memastikan kinerja yang optimal.

Baca Juga: Mengenal Mesin Laser Engraving dan Fungsinya

Mengenal Mesin Laser Engraving dan Fungsinya

Kekurangan mesin cuttting laser

Meskipun mesin cutting laser memiliki banyak kelebihan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakannya:

  1. Biaya Awal yang Tinggi: Mesin cutting laser memiliki biaya awal yang tinggi untuk pembelian dan instalasi. Selain itu, biaya perawatan dan pengoperasian juga dapat menjadi mahal, tergantung pada jenis mesin dan kompleksitasnya.
  2. Keterbatasan pada Beberapa Material: Meskipun mesin cutting laser dapat memotong berbagai jenis material, ada beberapa material yang tidak cocok untuk pemotongan laser, seperti material yang sangat reflektif atau mengandung bahan kimia berbahaya.
  3. Tidak Cocok untuk Potongan yang Sangat Tebal: Mesin cutting laser cenderung lebih cocok untuk bahan yang relatif tipis. Potongan yang sangat tebal mungkin memerlukan waktu yang lama atau tidak memberikan hasil yang optimal.
  4. Pemotongan Tidak Mungkin pada Beberapa Material: Beberapa material, terutama yang sangat mengandung PVC atau bahan yang mengeluarkan gas beracun saat terkena panas, mungkin tidak cocok untuk pemotongan laser karena risiko kebakaran atau pencemaran udara.
  5. Zona HAZ (Heat-Affected Zone): Meskipun panas yang dihasilkan oleh laser jauh lebih rendah dibandingkan dengan metode pemotongan termal lainnya, masih ada zona yang terpengaruh oleh panas saat pemotongan. Ini dapat mempengaruhi struktur dan sifat material, terutama pada material logam.
  6. Keterbatasan Bentuk Potongan: Mesin cutting laser cenderung lebih baik dalam memotong pola geometris dan lurus. Potongan dengan lengkungan atau kontur yang sangat rumit mungkin lebih sulit untuk dicapai dengan presisi tinggi.
  7. Pemeliharaan yang Diperlukan: Mesin cutting laser memerlukan pemeliharaan berkala untuk menjaga kinerja yang optimal. Fokus laser, kalibrasi, dan perawatan komponen lainnya perlu dilakukan secara teratur.
  8. Bahaya Radiasi: Mesin cutting laser menghasilkan radiasi laser yang dapat berbahaya bagi mata dan kulit manusia. Oleh karena itu, tindakan keamanan yang tepat dan penggunaan perlengkapan pelindung diri (PPE) sangat penting selama operasi.
  9. Keterbatasan Dalam Ketebalan Material: Mesin cutting laser memiliki keterbatasan dalam hal ketebalan material yang dapat dipotong dengan efisien. Ketebalan tertentu mungkin tidak praktis untuk dipotong dengan mesin cutting laser.
  10. Tergantung pada Sumber Daya Energi: Kinerja mesin cutting laser sangat tergantung pada pasokan daya dan sumber energi laser. Gangguan pasokan energi atau perubahan dalam performa sumber daya laser dapat mempengaruhi hasil pemotongan.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan mesin cutting laser, penting untuk mempertimbangkan baik kelebihan maupun kekurangan yang ada dan memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan produksi Anda.


Nah itulah artikel yang mengulas tentang kelebihan dan kekurangan mesin cutting laser. Pastikan Anda memilih mesin cutting laser yang berkualitas sebelum membeli.

Anda bisa memilih mesin Rhinotec cutting laser yang sudah teruji kualitasnya. Disamping itu mesin-mesin Rhinotec juga dilengkapi dengan garansi, after sales dan juga teknisi yang handal dibidangnya. Info lebih lanjut silahkan hubungi Rhinocare di 0811166673.


Sablon DTF dalam Dunia Printing, Pahami dari A-Z

Dalam industri percetakan modern, teknologi terus berkembang untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin kompleks dan beragam. Salah satu teknik yang semakin populer adalah sablon DTF (Direct to Film). … Continue reading Sablon DTF dalam Dunia Printing, Pahami dari A-Z, ...

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

BerandaInsightKelebihan dan Kekurangan Mesin Cutting Laser

Related articles

KONSULTASI USAHA CETAK SABLON BERSAMA RHINOTEC INDONESIA

Ingin punya usaha sendiri atau ingin memulai usaha sablon tapi masih bingung?  Rhinotec bisa membantu Kamu untuk mewujudkannya.

Recent blog posts

Paket usaha sablon