Mengenal 20 Jenis Sablon dan Tekniknya Dalam Dunia Printing

Jenis sablon dalam industri printing memang tergolong banyak. Ada berbagai macam sablon yang bisa kalian pilih untuk menghasilkan produk berupa kaos dan busana nan berkualitas. Sablon sendiri adalah perangkat dan cara nan digunakan untuk mencetak warna dan gambar pada layar atau screen dalam proses penyablonan.

20 Jenis Sablon dan Tekniknya Dalam Dunia Printing

Dengan sabon, maka kalian bisa mencetak beragam jenis kaos seperti halnya seragam, kaos partai, kaos merchandise hingga kaos promosi. Teknik ini juga memberikan lebih banyak untung seperti halnya nilai nan murah serta hasil nan memuaskan. Jika kalian mau mengaplikasikan langkah dan cara sablon ini, maka kalian bisa memilih tipe penyablonan nan terbaik di bawah ini :

1. Sablon Rubber

Jenis Sablon Rubber
Jenis Sablon Rubber

Sablon tipe ini mempunyai tingkat lekatan nan amat bagus pada bahan kaos. Sifat sablon bakal condong elastis dan menjadi salah satu nan terbaik dalam industri fashion. Kelebihan lainnya ialah bahan tintanya nan digunakan tergolong murah sehingga kalian tak butuh modal besar dalam proses produksinya.

Kelebihan lainnya ialah harganya nan murah serta gampang diperbaiki jika ada kesalahan dalam proses penyablonan. Kamu bisa mengoreksinya selagi tinta basah. Sedangkan kekurangannya berlokasi pada kemungkinan munculnya kerak pada sablon. Kerak bakal tersissa pada pori-pori sablon.

2. Sablon Plastisol

Jenis Sablon Plastisol
Jenis Sablon Plastisol

Sablon tipe ini menggunakan tinta nan unik dimana bahannya terdiri dari PVC atau poly vinyl chloride. Penggunaan sablon ini bakal memberikan pengaruh warna nan cerah dan tak jarang digunakan sebagai sablon standar nasional.

Salah satu keunggulan sablon ini ialah mempunyai daya tahan nan amat baik. Warna bakal melekat kuat pada kain dan tetap awet meskipun tak jarang dicuci. Tinta dengan pedoman minyak ini juga bakal memberikan hasil cetak nan lebih rapat. Sedangkan kekurangannya berlokasi pada perawatan nan sulit. Saat menyetrikanya, kalian sebaiknya melakukannya dari bagian dalam agar sablon bisa tetap awet dan tak rusak.

BACA JUGA: sablon dtf vs plastisol

3. Sablon DTG

Jenis Sablon DTG
Jenis Sablon DTG

Sablon DTG atau Direct to Garment adalah cara sablon nan telah menggunakan mesin. Kelebihan dari sablon ini ialah tak ada batas untuk warna nan dibuat lantaran pada prosesnya bakal menggunakan printer.

Kelebihan lain nan dimiiki ialah kalian bisa cetak gambar full color. Hasil cetakan juga lebih lembut sehingga bisa memungkinkan kalian untuk mencetak produk kaos nan premium. Sedangkan kekurangan sablon ini ialah pada nilai nan lebih mahal serta bahan kain nan digunakan amat terbatas.

BACA JUGA: Sablon DTF vs Sablon DTG

4. Sablon Flocking

Jenis Sablon Flocking
Jenis Sablon Flocking

Karakter dari sablon ini ialah adanya bulu-bulu lembut atau disebut juga dengan flock pada permukaannya. Jenis tinta nan digunakan amat unik ialah berupa serbuk pewarna atau serbuk pewarna. Kelebihan dari sablon flocking adalah sanggup menutup serat kain secara sempurna serta mempunyai pengaruh timbul nan terkesan unik.

Sementara itu, kekurangannya ialah hanya bisa diaplikasikan untuk satu warna saja. Prosesnya juga rumit dan perawatan kaos dengan sablon ini cukup susah dimana kaos tak bisa dicuci dengan mesin cuci.

5. Sablon DTF

Jenis sablon dtf

Sablon DTF atau Direct Transfer Film adalah tipe sablon nan menggunakan tinta tertentu dimana proses transfer kreasi dilakukan menggunakan kertas film. Kelebihan dari sablon ini ialah kualitasnya nan cerah dan bisa full color. Daya tahan dari hasil sablon juga amat abik dan berkualitas.

Akan tetapi, tipe penyablonan dengan DTF ini juga mempunyai kekurangan ialah harganya nan umumnya lebih mahal. sablon DTF juga hanya bisa diaplikasikan pada kreasi nan solid dan tak bisa untuk kreasi nuansa atau 3 dimensi.

BACA JUGA: Kombinasi Sablon DTF dan Polyflex, Bikin Kaos Sablon Tampil Berkelas

6. Sablon Glow In The Dark

Sablon Glow In The Dark

 

Sablon ini amat unik dimana hasil sablonan bisa menyala dalam gelap. Pada prosesnya, ada fosfor sebagi bahan utama dari tintanya. Sablon ini adalah salah satu nan terbaik dan terbukti cukup awet dengan daya tahan nan tinggi.

Dengan sablon ini maka kalian bisa mendapatkan spesial pengaruh nan mengesankan. Sedangkan kekurangannya ialah sablonan hal yang demikian terasa tebal dan kalian wajib berhati-hati dalam mencuci.

7. Sablon Discharge

Sablon Discharge

Sablon ini memungkinkan tinta bisa meresap dengan amat bagus pada serat kain sehingga membuat warnanya cukup awet dan tak gampang rusak. Hasil sablonnya juga bisa lembut dan rata dengan proses pelaksanaan nan mudah. Sablon ini juga bisa diaplikasikan pada kaos berwarna gelap.

Sedangkan kekurangannya, tipe sablon ini tak bisa diaplikasikan pada seluruh tipe kain. Sablon ini juga tak memungkinkan untuk kreasi kaos nan colorful. Harganya pun juga cukup mahal di pasaran.

8. Sablon High Density

Sablon High Density

Jenis penyablonan nan satu ini cukup unik dimana ada kombinasi antara tinta sablon transparan dan tinta sablon plastisol. Dengan demikian, maka ada pengaruh timbul pada sablon. Hasilnya juga cukup berbobot dengan warna nan awet serta tahan lama. Kekurangannya ialah cara ini susah diaplikasikan untuk kreasi sablon yang full color.

9. Sablon Foil

Sablon Foil

Sablon nan satu ini menggunakan lapisan kertas logam atau nan disebut dengan foil. Dengan demikian, sablon foil bisa menghasilkan beragam pengaruh warna termasuk warna emas dan perak nan mengkilap. Meskipun cukup awet dan berkualitas, namun sablon ini mempunyai kekurangan tersendiri. Salah satunya ialah bahan kertas untuk sablon foil hanya tersedia dalam pilihan warna nan terbatas.

10. Sablon Foam atau Puff

Sablon Foam atau Puff

Karakter dari sablon ini ialah adanya pengaruh timbul dimana permukaannya lembut seperti halya busa. Aplikasi sablon ini cocok untuk bahan katun. Kamu juga perlu mengerti kelemahan dari sablion ini, ialah tak bisa disetrika secara segera sehingga butuh perawatan nan lebih tertentu lagi.

11. Sablon Pigmen

Sablon Pigmen

Sablon ini tak jarang diaplikasikan untuk kaos dengan warna nan cerah. Karakernya tak terlalu elastis dan condong kaku. Warna pada sablon ini juga bissa luntur dan bakal menyisakan jejak pada kaos.

12. Sablon Glitter

Sablon Glitter

Seperti namanya, sablon ini menimbulkan pengaruh gliter pada permukaannya. Warnanya nan timbul ini menjadikan sablon glitter mernjadi sablon nan cukup populer. Perawatan kaos ini perlu kalian lakukan dengan teliti agar glitter nan ada pada permukaan sablon tak rusak dan tetap awet.

13. Sablon Kaviar

Sablon Kaviar

Sablon ini memberikan pengaruh timbul seperti hanya butiran-butiran pada pemrukaan kain. Dengan sablon ini maka kaos bakal kelihatan lebih mewah dan unik ketika dikenakan. Kekurangan dari tipe sablon ini ialah tak boleh terkena setrika lantaran bisa meleleh dan lengket.

14. Sablon Chromicolor

Sablon Chromicolor

Kelebihan sablon ini ialah bisa memberikan pengaruh warna nan cerah sehingga menjadi salah satu tipe sablon nan terbaik di pasaran. Untuk produksi kaos anak-anak, tipe penyablonan ini bisa digunakan lantaran sanggup menghasilkan warna cerah dengan kreasi nan menarik dan lucu.

BACA JUGA: 10 Jenis Kertas Untuk Membuat Sticker

15. Sablon Thermoflex

Sablon Thermoflex

Proses penyablonan ini memerlukan material cutting dan termo transfer paper. Hasilnya ialah berupa sablon dengan warna nan terang dan solid. Kamu bisa menghasilkan juga sablonan nan timbul atau cocok dengan permintaan.

16. Sablon Photopia

Sablon Photopia

Hampir sama dengan sablon Glow in The Dark, tipe penyablonan ini warnanya bisa berubah tergantung pada tingkat sinar di sekitarnya. Dengan keunggulan ini, maka harganya juga cukup mahal dan tetap cukup langka di pasaran.

17. Sablon Polyflex

apa itu polyflex

Pada sablon polyflex, tipe material nan digunakan ialah sejenis sticker vinyl. Warnanya amat beragam dan condong cerah. Hasil sablon bisa awet dan tahan lama. Akan tetapi, kalian tak bisa menghasilkan warna nuansa serta perlu hati-hati ketika menyetrikanya.

BACA JUGA: Jenis Polyflex Dalam Dunia Sablon Digital

18. Sablon Reflektif

Sablon Reflektif

Kaos dengan sablon ini bisa memberikan pengaruh berkilau dan menyala jika terkena sinar lampu ataupun sinar matahari. Sablon ini juga menjadi salah satu nan terbaik dan cukup mahal di pasaran. Warnanya juga awet dan tahan lama meski tak jarang kalian pakai.

19. Sablon Aspal

Sablon Aspal

Seperti namanya, sablon ini mempunyai tekstur dan warna nan mirip aspal jalanan. Kamu bisa menghasilkan sablon dengan pengaruh timbul dengan penyablonan ini. Akan tetapi, warnanya amat terbatas ialah hanya ada 1 warna saja.

BACA JUGA: 7 Ide Hampers Lebaran dan Tips Mengemasnya Sendiri

20. Sablon Plasticharge

Sablon Plasticharge

Penyablonan ini menggunakan bahan dasar berupa minyak campuran antara plastisol dan discharge. Hasilnya ialah berupa gambar sablon nan warnanya tajam dan amat cocok untuk beragam tipe kaos. Sablon ini juga relatif awet dan bisa tahan lama.

Bagi kalian nan mau memilih tipe sablon maka wajib mengetahui keunggulan dan kekurangan dari hasil sablonnya. Kamu juga bisa memilih printing sublime untuk mengaplikasikan gambar dan teks pada kaos dan kain, termasuk untuk hijab printing.

Sumber: kezkaprinting.com

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

BerandaInsightMengenal 20 Jenis Sablon dan Tekniknya Dalam Dunia Printing

Related articles

KONSULTASI USAHA CETAK SABLON BERSAMA RHINOTEC INDONESIA

Ingin punya usaha sendiri atau ingin memulai usaha sablon tapi masih bingung?  Rhinotec bisa membantu Kamu untuk mewujudkannya.

Recent blog posts

Paket usaha sablon