4 Penyebab Hasil Sablon Sublimasi Merchandise Tidak Maksimal

Para pengusaha  custom merchandise dengan metode sublimasi mungkin pernah mengalami hasil cetak sublimasi merchandise yang warnanya pudar, tidak cerah, dan gak maksimal. Kemungkinan besar kaluan melakukan beberapa kesalahan saat melakukan proses produksi.

Hal ini sebetulnya biasa terjadi dalam proses produksi sablon sublimasi merchandise, tapi jika kerap dilakukan terus menerus pastinya akan menyebabkan kerugian bagi bisnis yang dijalani. Nah, untuk itu kalian perlu mengetahui apa saja sih kesalahan apa yang menyebabkan hasil sablon sublimasi yang kurang maksimal. Simak penjelasan selengkapnya di artikel ini ya!

1. Tidak Mengecek Nozzle Printer

Kesalahan pertama adalah tidak mengecek nozzlepada printer sebelum proses cetak desain. Mungkin hal ini terdengar sepele, tapi jangan salah, hal ini ternyata sangat berpengaruh loh. Walaupun menggunakan printer rumahan, namun berbeda dengan proses print dokumen biasa yang kebanyakan menggunakan tinta hitam, proses cetak Sublimasi biasanya menggunakan tinta dan warna full color, sehingga mengecek nozzle sangat penting untuk memastikan agar warna yang dihasilkan sesuai dengan design yang dibuat. Jika sudah dicek nozzle Dan hasilnya sudah sesuai, maka dipastikan warna yang dihasilkan akan sesuai dan maksimal

2. Salah mencetak bagian kertas sublime

Kesalahan selanjutnya, mungkin kalian tidak memperhatikan posisi kertas saat di print. Kertas sublimasi itu memiliki 2 sisi, satu yang berwarna putih polos, dan satu lagi yang berwarna agak ke merah atau pink sedikit. Nah di tahap ini kalian harus perhatikan, jangan sampai salah meletakkan posisi kertasnya. Posisi kertas yang benar adalah, bagian putih yang di print, bukan bagian yang berwarna pink.

3. Kertas Sublim Tidak Merekat Sempurna

Selanjutnya, ini adalah hal paling penting. Saat proses perekatan hasil print pada media merchandise, terkadang mungkin kurang rapat, atau masih ada rongga sela-sela yang tipis. Meskipun itu terlihat sepele, tapi Hal ini sangat berpengaruh terhadap hasil akhir produk custom merchandise. Jadi pastikan hasil print benar-benar sudah merekat pada media tanpa rongga, lalu kalian bisa pererat menggunakan heat tape khusus untuk sublimasi.

4. Suhu dan Waktu Tidak Sesuai SOP

Terakhir, pastikan suhu dan timer sesuai prosedur. Berbeda media, berbeda juga suhu dan timer yang digunakan. Pada umumnya suhu yang digunakan berkisar 180-200 derajat, tergantung media yang digunakan.

Nah itu dia beberapa kesalahan umum yang menyebabkan hasil sablon sublimasi kalian tidak maksimal. Pastikan kalian mengikuti prosedur Yang dianjurkan agar hasilnya sempurna. Semua rangkaian kebutuhan sablon Sublimasi mulai dari mesin, material, hingga media merchandise bisa kalian dapatkan melalui rangkaian produk  yang ditawarkan  Rhino Indonesia.

Pastikan memilih produk-produk kualitas terbaik untuk menunjang produksimu ya. Info lebih lanjut silahkan hubungi Rhinocare di 0811166673 ya.


Sablon DTF dalam Dunia Printing, Pahami dari A-Z

Dalam industri percetakan modern, teknologi terus berkembang untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin kompleks dan beragam. Salah satu teknik yang semakin populer adalah sablon DTF (Direct to Film). … Continue reading Sablon DTF dalam Dunia Printing, Pahami dari A-Z, ...

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

Ikuti dan Tambahkan Rhinotec ke feed Google Berita Anda.

BerandaTips & Tutorial4 Penyebab Hasil Sablon Sublimasi Merchandise Tidak Maksimal

Related articles

KONSULTASI USAHA CETAK SABLON BERSAMA RHINOTEC INDONESIA

Ingin punya usaha sendiri atau ingin memulai usaha sablon tapi masih bingung?  Rhinotec bisa membantu Kamu untuk mewujudkannya.

Recent blog posts

Paket usaha sablon